RAPAT KOORDINASI SWASEMBADA PANGAN BERKELANJUTAN
Upaya memperkuat swasembada pangan berkelanjutan terus dilakukan melalui Rapat Koordinasi yang menghadirkan Plt Direktur Jenderal Tanaman Pangan, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur, Kepala Balai Besar BRMP Jawa Timur, Direktur Pelindungan Tanaman Pangan, Direktur Alsintan Pra Panen, PJ SPB Provinsi Jawa Timur, PJ SPB kabupaten/kota, serta perwakilan dinas pertanian kabupaten/kota se-Jawa Timur.
Dalam arahannya, Kepala Dinas Pertanian Provinsi Jawa Timur menyampaikan bahwa capaian target tanam bulan April belum terpenuhi dan diperkirakan akan tertutupi pada bulan Mei. Hal ini diperkuat oleh penjelasan PJ SPB Provinsi Jawa Timur yang menyebutkan bahwa kondisi tersebut dipengaruhi percepatan tanam yang telah dilakukan pada Maret 2026.
Sementara itu, Plh Dirjen Tanaman Pangan menyoroti bahwa realisasi Luas Tambah Tanam (LTT) April 2026 di Jawa Timur masih lebih rendah dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, dengan selisih sekitar 60 ribu hektare. Untuk itu, diperlukan langkah konsolidasi antara dinas dan penyuluh guna menyelaraskan data LTT, mengingat masih terdapat perbedaan antara data dinas dan e-pusluh.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa dalam mendukung swasembada pangan berkelanjutan, luas tanam dan luas panen minimal harus setara dengan capaian tahun sebelumnya. Selain itu, pemanfaatan polygon dan dokumentasi foto open camera juga didorong untuk meminimalkan potensi tumpang tindih dalam penyaluran bantuan benih.